Ardianus Ade Nong Ditemukan Bunuh Diri di Dalam Rumahnya Sendiri

Editor: Agustinus Bobe,

MAUMERE, LINTASTIMOR.COM- Ardianus Ade Nong (39) adalah seorang Aparatur Sipil Negara ( ASN ) warga Dusun Higetegera, RT 005/RW 002, Desa Watumilok,  Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, Propinsi Nusa Tenggara Timur,  ditemukan tewas  gantung diri Selasa, 23 Juni 2020 sekitar pukul 16.30 WITA di dalam rumahnya sendiri.

Korban yang bekerja sebagai ASN  pada Panti Jompo Padu Wau, Propinsi Nusa Tenggara Timur ini nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri didalam rumah kediamanya bertempat di dusun Higetegere, RT. 05, RW. 02, desa Watumilok, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, Propinsi Nusa Tenggara Timur.

Ketua RT 05 Agustina Parera  dan juga sebagai salah satu saksi mata korban mengatakan,  dirinya mendengar teriakan dari rumah korban.Sehingga ia pun lari mendatangi rumah korban.
“Saya mendengar ada teriakan dari rumah korban.Saya pun lari mendatangi rumah korban dan didepan pintu saya melihat anak-anak dan istrinya menangis.

Saya pun masuk ke dalam rumah dan melihat korban sudah gantung diri.Dalam keadaan tidak menggunakan baju.saya pun memanggil warga untuk meminta pertolongan,”ungkap Agustina Parera.

Kapolsek Kewapante, IPTU  Margono, S.E kepada media membenarkan kejadian gantung diri tersebut.

“Iya. Benar sekitar pukul 17. 30 WITA kami mendapat telepon dari warga yang menyampaikan bahwa  ada peristiwa bunuh diri dengan cara gantung diri.

Kita mendatangi TKP korban sudah dibawa kerumah sakit oleh warga.Karena diperkirakan korban masih bisa tertolong sehingga warga berusaha membawa kerumah sakit,”jelas Iptu Margono.

Menurut keterangan saksi Agustina Parera mendengar teriakan istri korban dari arah rumah korban, saksi kemudian lari mendatangi rumah korban, sesampainya saksi didepan rumah korban, saksi melihat anak-anak korban sedang berada di depan rumah sambil menangis, kemudian saksi memberanikan diri untuk masuk ke dalam rumah dan sesampainya saksi di dalam rumah, saksi melihat korban sudah dalam posisi tergantung pada seutas tali dan pada saat itu, korban tdk sedang menggunakan baju dan hanya menggunakan celana pendek,”jelas Kapolsek Kewapante.
Karena merasa takut, saksi kemudian lari keluar dari rumah dan meminta bantuan,”sebut Kapolsek Kewapante.

Korban langsung dibawa kerumah sakit RSU.St.Gabriel Kewapante.Nyawa korban tak tertolong dan korban meninggal diRSU.St.Gabriel Kewapante.
Pihak keluarga menolak diotopsi dan menerima sebagai musibah.
Tindakan polisi mendatangi TKP dan membawa korban ke Rumah Sakit.

Hingga berita ini diturunkan pihak Kepolisianpun belum mengetahui motif bunuh diri tersebut.Karena istri korban masih trauma sehingga belum bisa memberikan keterangan. ( athy meaq)

Pos terkait