KM Gandha Nusantara 12 Tiba Di Pelabuhan Feri Kewapante Maumere

Editor: Agustinus Bobe,

MAUMERE, LINTASTIMOR.COM–Kapal Rede Wisata, KM.Gandha Nusantara 12 yang dioperatori PT. Pelayaran Indonesia (Pelni) telah tiba di Pelabuhan Feri Kewapante, Desa Namangkewa, Kecamatan Kewapante,   Maumere, Kabupaten Sikka, Propinsi NTT , Minggu (3/12021) pukul 10.55 WITA  dari pelabuhan Makassar.

Kepala PT.Pelni Cabang Maumere, Surahman menuturkan kapal wisata KM. Gandha Nusantara 12 merupakan proyek pembangunan kapal perintis oleh pemerintah untuk meningkatkan konektivitas antar pulau terutama pada daerah – daerah terpencil.

Kehadiran kapal rede  ini untuk membantu masyarakat Kabupaten Sikka tanpa pungutan biaya alias gratis.

“Jadi masyarakat tidak dibebankan biaya,”ungkap Surahman ketika ditemui dipelabuhan Feri kewapante, Minggu (3/1/2021).

Surahman menjelaskan,setelah kapal sandar di pelabuhan tersebut langsung dilakukan Rapid test bagi seluruh awak kapal. Setelah itu dilakukan pemeriksaan dokumen.

Kepala Pelni cabang Maumere, Surahman menyebutkan semua biaya operasional KM.Ganda Nusantara merupakan tanggung jawab sepenuhnya Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.Masyarakat hanya menggunakan kapal tanpa dibeban biaya.

Kapal Rade tersebut rencananya akan melakukan pelayaran seminggu sekali tapi kalau antusias masyarakat meningkat kemungkinan dilakukan setiap hari,”sebut Surahman.

Selain itu, kata Surahman, pihaknya pun akan melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk mengatur Jadwal Pelayaran.

Kepala Desa Kojadoi, Hanawi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Sikka yang telah mendengar aspirasi masyarakat wilayah kepulauan dalam kaitan dengan transportasi laut.

“Saya atas nama pemerintah Desa Kojadoi bersama masyarakat desa Kojadoi mengucapkan terimakasih banyak kepada bapak bupati Sikka,Kepala Pelni Cabang Maumere dan jajarannya yang telah mendengar aspirasi masyarakat kami di wilayah pulau dalam kaitan dengan transportasi laut ini,”ucap Kades Kojadoi.

Kepala Desa Kojadoi menuturkan sebelumnya, pihaknya pernah mencoba menyampaikan kepada pemerintah daerah Kabupaten Sikka untuk mengupayakan transportasi karena kita lihat kenyataan yang sebenarnya transportasi lokal tidak memadai untuk mengangkut penumpang disamping itu standar operasionalnya juga kurang bagus dan tingkat resikonya lebih tinggi.

Selain itu jumlah penumpang setiap kali keMaumere sangat banyak sehingga harus diatur satu sampe dua atau tiga kapal.Ini juga butuh operasional yang tinggi bagi masyarakat.Dari dasar itulah mungkin dalam perjalanan pemerintah mendatangkan kapal rade ini,”sebutnya.

Sebelumnya ada kapal KM Namparnos tapi rute terlalu panjang yaitu Kojadoi,Pemana,Palue,Weri tidak memberi ruang yang bagus untuk masyarakat yang mengaksesnya.Jadi dengan adanya kapal KM.Gandhi Nusantara 12 ini dengan rute Kewapante,Kojadoi,dan Permaan sudah sangat membantu masyakarat apalagi gratis tanpa pungutan biaya alias gratis.

“Saya pikir ini akan terbaik untuk peningkatan pariwisata Kojadoi.Karena tingkat kehadiran pengunjung juga akan meningkat.

Lebih lanjut Hanawi mengatakan, cdirinya merasa mensyukuri dengan hadirnya kapal ini namun yang menjadi persoalan atau dilema adalah belum adanya tempat untuk bersandar kapal tersebut.

Jadi untuk sementara menggunakan tempat tambatan perahu.
Kedepannya mungkin diperhatikan pelabuhan Feri disana supaya kapal nyaman untuk bersandar.

Untuk diketahui Kapal motor ini sejenis kapal feri yang berukuran kecil dengan panjang kapal 24,70 m dan cross tonnage 93 GT. Biasa disebut dengan kapal rede wisata. Kapal ini dengan daya tampung penumpang sebanyak 68 orang, dan kapasitas muatan maksimal 10 ton.Dengan rute Pelayaran Kewapante-Kojadoi-Parumaan.(Athy Meaq)

Pos terkait