DPD NasDem Sikka Gelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Berbasis Budaya Kearifan Lokal

Editor: Agustinus Bobe,

MAUMERE, LINTASTIMOR.COM– Dewan Pimpinan Daerah ( DPD) Partai NasDem Sikka menggelar kegiatan sosialisasi 4 pilar kebangsaan dalam perspektif budaya dan kearifan lokal dengan melibatkan siswa -siswi SMA, mahasiswa dan kelompok anak muda .

Sekretaris DPD NasDem Sikka, Ofridus Krispinianus kepada wartawan di Maumere, Sabtu ( 10/4/2021) terkait sosialisasi 4 pilar kebangsaan Anggota MPR/ DPR RI Julie Sutrisno Laiskodat, mengatakan, kegiatan sosialisasi 4 pilar kebangsaan tersebut berbasis budaya dan kearifan lokal, masyarakat akan lebih muda memahami norma dan gagasan empat pilar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ia menjelaskan, membangun karakter bangsa yang utuh melalui perspektif budaya dan kearifan lokal sesuai dengan dasar idiologi, konstitusi NKRI dalam keberagaman demi persatuan.

Sebab, harmonisasi budaya yang bersinergi dengan kearifan lokal masyarakat akan membentuk energi baru dalam menggelorakan rasa nasionalisme dan memperkokoh karakter bangsa.

” Ini sangat relevan mengingat kompleksitas permasalahan yang timbul di masyarakat akibat dari kurangnya pemahaman nilai, norma dan gagasan dari empai pilar kebangsaan,” terangnya.

Dalam kenyataan kehidupan generasi muda saat ini, kata Krispinianus, penghayatan empat pilar kebangsaan sepertinya semakin surut dan justru dianggap tidak lebih dari sekedar slogan – slogan yang tidak bermakna.

Dimana Pancasila merupakan dasar ideologi, falsafah, etika moral, serta instrumen pemersatu bangsa. UUD 1945 Sebagai sumber hukum dan rujukan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa danĀ  bernegara.

Menurut Krispinianus, NKRI adalah konsensus yang harus dijunjung tinggi, karena tujuan negara akan terwujud melalui perjuangan bangsa Indonesia yang bersatu dalam bingkai NKRI, bukan negara yang terpecah – pecah penuh konflik dan tantangan.

Selain itu, Bhinneka Tunggal Ika merupakan investasi yang mempersatukan bangsa yang majemuk. Dimana bangsa Indonesia ini terdiri dari berbagai suku, agama, budaya dan lebih dari ratusan bahasa yang dimiliki. ( athy meaq)

Pos terkait