Antisipasi Krisis Pangan Di Malaka, Pemerintah Diharapkan Siapkan Tanaman Alternatif

Editor: Agustinus Bobe,

BALI, LINTASTIMOR.COM– Seperti yang  diketahui bahwa lahan pertanian di wilayah Kabupaten Malaka, NTT, kerap kali mengalami kekeringan, pasca seroja banjir bandang.

Hal ini berdampak pada hasil pertanian terutama pada area persawahan yang meliputi Kecamatan Malaka Tengah dan sebagian di Malaka Barat.

Berbagai macam cara sudah diupayakan namun tidak membuahkan hasil.

Ano Nahak mengatakan, hal ini perlu penanganan khusus dari pemerintah terkait untuk meninjau lebih lanjut sehingga masalah kekeringan yang secara langsung berdampak pada penurunan pasca panen yang sering dialami masyarakat petani di Kabupaten Malaka dapat teratasi.

Informasi ini melalui pesan Whatsaap Rabu 19/05/2021 “Senon Apriyanto Nahak; S.P” mahasiswa yang tengah melanjutkan studi pasca sarjana di Universitas Udayana mengungkapkan bahwa kejadian seperti ini bukan baru terjadi sekarang namun hal ini sudah sering terjadi disebabkan minimnya curah hujan dan jumlah hari hujan di Kabupaten Malaka.

Tambah lagi kaum milenial ini kata Ano Nahaj, langkah strategis perlu dilakukan oleh pemerintah melalui dinas terkait yakni mencari tanaman alternatif yang sesuai dengan kondisi lahan untuk mengatur pola tanam setelah panen perlu dilakukan sesuai dengan kebutuhan pangan ditengah masyaralat petani.

Selain itu, usaha renovasi irigasi yang rusak akibat banjir segera digalakkan untuk menyambut musim tanam yang akan datang/musim berikutnya. “harapnya. (Tim)

Pos terkait