170 ABK Indonesia Telantar di Negara Fiji

Editor: Agustinus Bobe,

FIJI, LINTASTIMOR.COM– Sebanyak 170 Anak Buah Kapal ( ABK) asal Indonesia yang sudah bekerja di negara Fiji diduga telantar.

Ada yang sudah ikut kapal bekerja 3 bulan, 2 bulan, dan satu bulan tidak betah dan ingin pulang ke Tanah Air tetapi sulit karena situasi Covid -19.

Pasalnya, KBRI di negara Fiji telah melakukan koordinasi untuk kembalikan 170 ABK yang tersebar diberbagai tempat di negara itu, namun hasilnya nihil.

Salah satu ABK asal Pemalang, Indonesia bernama  Wahid Abdul Salim yang ikut kapal cina Sui Yuan Yu menghubungi Redaksi Lintastimor.com dari Suva negara Fiji, Minggu ( 6/6/2021) malam, mengatakan, pihaknya bersama teman lainnya kini tengah menunggu pesawat dan kapal laut di Suva Fiji untuk kembali ke tanah air tetapi tidak bisa diizinkan oleh pemerintah setempat.

” KBRI di sini sudah berkoordinasi untuk kembalikan kami ke tanah air tapi hasilnya nihil.

Kami semua ingin pemerintah Indonesia membantu pulangkan kami ke Tanah Air.

Kami ada yang berasal dari Tegal, Brebes, Purwokerto dan Sleman.

Sekarang  kami para ABK tinggal di atas kapal yang rata – rata rusak parah sambil menunggu penerbangan dibuka kembali. Kami para ABK  tinggal  sementara di kapal Rongsok.

Kami minta bapak presiden Joko Widodo untuk membantu kami kembali ke Indonesia,” pinta Wahid Abdul Salim ( agust bobe)

Pos terkait