Pelaku Pelecehan Profesi Jurnalist Di SoE Minta Ampun

Editor: Agustinus Bobe,

SoE,LINTASTIMOR.COM– Pelaku kasus dugaan pelecehan terhadap profesi jurnalist atas nama Maxima R Bhia guru SMP Kristen I Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi NTT, pada beberapa pekan lalu.

Hari ini, Rabu (9/6/2021) pelaku pelecehan terhadap profesi jurnalis Maxima R.Bhia dihadapan penyidik Polres TTS, Polda NTT, ia meminta maaf berulang kali kepada empat orang wartawan media online, yakni Yuferdi Inyo Faot dari Salamtimor.com, Lefinus Asbanu dari Media Pendidikan Cakrawala NTT, Yohanis Tkikhau dari mediatirta, dan Daud Nubatonis dari Metrobuananews.com.

Pelaku pun mengakui semua kesalahan yang ia lakukan dengan ucapan – ucapan tidak mengenankan kepada keempat orang jurnalist tersebut.

Para korban pun dengan hati yang iklasĀ  menerima permintaan maaf dan mau berdamai dengan pelaku.

Yuferdi Inyo Faot kepada Lintastimor.com saat dihubungi di SoE, Rabu ( 9/6/2021) malam, menuturkan, ia bersama tiga orang wartawan rekannya telah menerima kata maaf dan memaafkan ibu Maxima R.Bhie untuk menempuh jalur damai.

Meski begitu, kata Inyo Faot, sebelum berkas perkaranya ditarik kembali dari penyidik Polres TTS, terlebih dahulu pelaku harus meminta maaf kepada keempat wartawan ini melalui media massa yang kurang lebih 20 media di Kota SoE, selama 30 hari berturut – turut baik di media cetak, media online dan TV.

Pelaku membuat surat penyataan mengakui semua kesalahannya ditujukan kepada perusahaan pers yang mempekerjakan keempat wartawan tersebut.

Kesepakatan damai ini akan digelar pada Senin ( 14/6/2021) dengan jumpa pers di Mapolres TTS. ( timbuserlintastimor)

Pos terkait