Lion Air Group Merumahkan 8 Ribu Karyawan Ditengah Pandemi Covid-19

Editor: Agustinus Bobe,

JAKARTA, LINTASTIMOR.COM– Maskapai Lion Air Group melakukan pengurangan karyawan berada di kisaran 5.750 hingga 8.050 dari total 23 ribu karyawan Lion Air.

Langkah yang diambil lantaran dipicu oleh pandemi COVID-19 menghambat industri penerbangan sejak awal kemunculannya.

Industri penerbangan melakukan efesiensi di berbagai lini agar dapat tetap beroperasi.

” Dalam jangka waktu yang diperlukan, Lion Air Group mengumumkan pengurangan tenaga kerja dengan merumahkan karyawan ( status tidak memutuskan hubungan kerja/ PHK) menurut beban kerja ( load) di unit masing – masing, yakni kurang lebih prosentase 25-25 persen karyawan dari 23.000 karyawan,” tutur Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (1/8/2021).

” Keputusan berat tersebut diambil bertujuan utama sebagai konsentrasi efektif dan efisien sejak mempertahankan bisnis yang berkesimbungan dan pertahankan tetap terjaga.

Selain itu, merampingkan operasi dan mengurangi pengeluaran serta merestrukturisasi organisasi di kondisi¬† operasional di tengah pandemi Covid-19¬† yang belum kembali normal,” terang Danang.

Karyawan yang dirumahkan akan tetap dijamin kebutuhnya sesuai kemampuan perusahaan dan diberikan pelatihan secara virtual,” ujarnya ( Agust Bobe)

Pos terkait