Oknum Anggota TNI Aniaya Siswa Di TTU Jadi Tahanan DEN POM Kupang

Editor: Agustinus Bobe,

KUPANG, LINTASTIMOR.COM– Komandan Detasemen Polisi Militer ( Dandenpom) IX/ I Kupang, Letnan Kolonel CPM Joao Cesar da Costa Corte menegaskan, kini oknum anggota TNI Koramil Biboki Selatan, Kodim 1618 TTU, Kopka Elias Punef ( EP) yang diduga melakukan penganiayaan terhadap siswa SMP dan SMA di Desa Supun,Kecamatan Biboki Selatan pada 30 Juli 2021 telah ditahan di ruang tahanan POM TNI Kupang, setelah dijemput di Kodim 1618, Minggu ( 1/8/2021).

” Pas kita dengar ada kejadian atas arahan Danrem 161/ Wirasakti Kupang, saya langsung perintahkan Wadan DEN POM Kupang, Mayor CKM Kadek untuk jemput Kopka EP ke Kodim 1618 TTU.

Oknum itu sudah ada di dalam tahanan sel sekarang. Kami masih menunggu hasil visum dan rontgen dari RSUD Leona Kefamenanu untuk melengkapi BAP. Kita tetap proses hukum terhadap pelaku,” tutur Dandenpom Letkol CPM Joao Cesar da Costa Corte dikutip Selatanindonesia.com.

Direktur Lembaga Advokasi Anti Kekerasan Masyarakat Sipil NTT, Viktor Manbait, S.H kepada Lintastimor.com, Senin (2/8/2021) mengatakan, kini korban Yakobus Naisau kondisinya belum membaik.

“Korban kini belum bisa duduk dengan sempurna. Kemungkinan tulang pantatnya kena seleo akibat pukulan keras dari oknum anggota TNI itu.

Tadi pagi pun dari Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten TTU datang mengunjungi korban karena orangtua korban membuat laporan tertulis ke Dinas tersebut terkait insiden ini,” tutur Viktor

Dandim 1618 TTU Letkol Arm Roni Junaidi saat dihubungi Lintastimor.com , Senin (2/8/2021) malam terkait hasil visum dan rontgen dari RSUD Leona Kefamenanu, mengatakan tadi pukul 12.35 WITA hasil Visum dan rontgen sudah diterima oleh Petugas DEN POM Kupang.

” Sudah ada hasil visum dan rontgen dari RSUD Leona Kefamenanu. Dan sudah diterima oleh DEN POM Kupang tadi siang, pukul 12.35 WITA,” terangnya.

( Timbuserlintastimorjkt)

Pos terkait