Kades Railor Tahak Diduga Gelapkan Gaji Perangkat Desa

Editor: Agustinus Bobe,

MALAKA,LINTASTIMOR.COM–Kepala Desa Railor Tahak, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, NTT, diduga menggelapkan gaji perangkat desanya.

Hal ini terungkap dalam laporan Mantan Kasi Pembangunan Desa Railor Tahak Herman Lau yang ditujukan kepada Bupati Malaka.

Surat laporanya tertanggal 25 Mei 2021 dengan perihal ” Kades Diduga menggelapkan gaji perangkat desa, honorer TPKD, dan upah tukang.

Laporan tersebut Herman Lau memberikan copyangnya kepada Redaksi Lintastimor.Com, Kamis (5/8/2021) siang dengan isinya sebagai berikut:

Kepada. Yth. Bpk. Bupati Malaka. Di Betun. Dengan hormat. Sesuai dengan Perihal surat di atas, maka saya yang bertanda tangan di bawah ini: Nama: Herman Lau. Umur : 45 THN. Alamat : Dusun Tasi Ulun, Desa Railor Tahak, kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka. Pekerjaan : swasta ( Mantan Kasi. Pembangunan desa Railor tahak, THN. 2017 – 2018.

Yang selanjutnya sebagai korban dan pelapor,

 

dengan ini menyampaikan laporan tertulis kepada bpk. Bupati Malaka bahwa:

1. Kepala desa Railor Tahak, tidak membayar gaji, honorer TPKD, dan upah tukang sebagai berikut:  Gaji saya ( Herman Lau) bulan Juli- Desember. 2018. Rp 6.000.000.( enam juta rupiah), Honorer TPKD saya ( Herman Lau) tahun 2018. RP.10.000.000. ( sepuluh juta rupiah) Honorer PTPKD satu tahap tahun 2018. RP: 350.000.( tiga ratus lima puluh ribu rupiah)

Uang pribadi saya ( Herman Lau) RP: 5.000.000.( Lima juta rupiah) di gunakan untuk bayar tukang ( pembuatan satu unit perahu ketinting)

Uang pribadi saya ( Herman lau) RP:4.500.000.( Empat juta lima ratus ribu rupiah) digunakan untuk bayar tukang ( rehabilitas dua unit rumah masyarakat)

Uang pribadi saya ( Herman Lau) RP: 4.000.000.( Empat juta rupiah) di gunakan untuk bayar tukang ( pembuatan satu Yunit MCK,)

Uang pribadi saya ( Herman Lau) 3.150.000( tiga juta seratus lima puluh ribu rupiah) di gunakan untuk perawatan kendaraan roda dua dinas, tahun 2017-2018.

2. Setelah dana desa ( DD) cair, Kepala Desa Railor Tahak diduga dengan sengaja tidak mau membayar gaji saya, honorer TPKD saya dan uang pribadi saya untuk bayar tukang.

3. Honorer TPKD, tahun 2017 untuk 5 orang anggota TPKD, tunggakan Rp 8.000.000.( delapan juta rupiah) yang tidak di bayar oleh Kepala desa Railor tahak.

4. Kepala desa Railor Tahak diduga memalsukan tanda tangan di dalam Dokumen SPJ ( daftar penerima gaji) atas nama. Herman Lau, ( Kasi. Pembangunan) dan di tanda tangan oleh Kepala desa Railor Tahak, untuk kepentingan pencairan dana desa ( DD)

5. Kendaraan roda dua dinas tersebut di atas, dengan No. Pol.419. E. Adalah SK. Pemutihan atas nama saya ( Herman Lau)

SK tersebut ada pada Sekretaris Camat Malaka Tengah ( Serafin Pirees)

6. Setelah saya membuat laporan kepada Inspektur-inspektorat Kabupaten Malaka, Kapolres Belu, yang waktu itu Polres Malaka belum ada, dan Kejaksaan Negeri Atambua, Kepala desa Railor Tahak, perintahkan 9 orang Hansip mengambil kendaraan roda dua dinas tersebut di rumah saya dengan paksa pada pukul 11:00 WITA malam.

7. Maka dengan ini saya menyampaikan laporan tertulis kepada bapak Bupati Malaka, untuk dapat menindak lanjuti kasus ini, karena kasus ini sejak tahun 2018- sekarang belum ada tindak lanjut.

Demikian laporan ini saya buat untuk dapat di pertimbangkan sebagai mana mestinya. Railor tahak, 22- MEI- 2021. Saya yang membuat laporan. Herman Lau.

Hingga berita ini dipublikasikan berbagai pihak kami tengah berupaya untuk mendapatkan klarifikasi teekait laporan tersebut .( TIMBUSERLINTASTIMOR).

Pos terkait