Polisi Temukan Seorang ASN Setelah Tiga Hari Menghilang Di Hutan Rote Barat

Editor: Agustinus Bobe,

ROTE NDAO, LINTASTIMOR.com–Pihak Kepolisian Sektor Rote Barat, Polres Rote Ndao, Polda NTT, bersama warga  menggelar operasi pencarian terhadap salah seorang Aparatur Sipil Negara ( ASN)  guru pada SMPN 2 Rote Barat bernama Maximus Bernadus Moa Neot yang menghilang di Desa Oenggaut, Kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, sejak tiga hari yang lalu.

Informasi yang dihimpun  media ini dari warga di TKP menyebutkan, Selasa 07 September 2021, pukul 16.00 WITA Maria Margaretha Bogar melaporkan kejadian ini di Mapolsek Rote Barat.

Ia melaporkan kejadian hilangnya saudaranya yang merupakan seorang Guru pada SMPN 2 Rote Barat Maximus Bernadus Moa Neot / Maxi Neot berprofesi sebagai (ASN) Guru.

Warga tersebut beralamat di Dusun Nembeona, Desa Oenggaut, Kecamatan Rote Barat.

Menurut saksi Dominikus Bolu Milla bahwa Pada hari Sabtu tanggal 04 September 2021 sejak pagi hari saudara Maxi Neot menghubungi saksi dan datang berkunjung di rumah saksi yang mana hanya berjarak sekira 75 meter dari rumah Maxi Neot  dan hal tersebut sangat tidak lazim karena selama ini Maxi Neot dikenal sebagai orang yang sangat tertutup dan  jarang bergaul dengan tetangga maupun rekan kerja.

Dalam kunjungan tersebut Maxi Neot sempat bercerita bahwa akhir-akhir ini dirinya takut karena merasa sering dibuntuti oleh seseorang.

Kemudian pada hari Senin 06 September 2021 sekitar pukul 17.30 WITA kembali Saudara  Maxi Neot menghubungi saksi via telepon dan saksi menanyakan bagaimana keadaan MAXI NEOT.

Saat itu dirinya menjawab bahwa saat ini dirinya sementara tersesat di hutan dan tidak tahu jalan pulang setelah itu handphone lalu dimatikan .

Saksi kembali menelpon tapi nomor sudah diluar jangkauan. Setelah itu, saksi bersama anaknya pergi mengecek ke rumah saudara MAXI NEOT namun tidak ditemukan.

Kemudian pada hari Selasa tanggal 07 September 2021 upaya pencarian dilakukan oleh Pihak Polsek Rote Barat, pihak Kecamatan Rote Barat, Keluarga/rekan kerja serta warga Desa Oenggaut dan sekitarnya namun tidak berhasil ditemukan.

Pada hari Rabu tanggal 08 September 2021 pukul 11.45 WITA pencarian kembali dilanjutkan dengan melibatkan Petugas dari 3 personel Polsek Rote Barat, 6 orang Tim Basarnas Rote Ndao, 5 orang Petugas BPBD Rote Ndao, Petugas Kecamatan Rote Barat, pihak keluarga/rekan kerja, mata rohani ( hamba  Tuhan) , serta warga  di wilayah Rote Barat kurang lebih  berjumlah 100 orang.

Warga dibagi dalam beberapa kelompok untuk melakukan pencarian  di hutan bagian timur desa Oenggaut, Desa Nemberala, Desa Sedeoen dan Desa Bo’a.

Pukul 15.45 WITA Korban berhasil ditemukan oleh Tim Pencarian diantaranya Kanit Reskrim Polsek Rote Barat Aipda Antonius K. Fahik bersama rekan kerja keluarga dari korban di hutan dekat Danau Oeoi, Perbatasan Desa Nemberala dan Desa Bo’a, Kecamatan Rote Barat dalam keadaan selamat.

Korban pun dievakuasi ke rumahnya di Desa Oenggaut, Kecamatan Rote Barat.
Pukul 16.45 WITA korban berhasil dievakuasi di rumahnya dan diperiksa oleh petugas Puskesmas Delha dengan tensi normal.Untuk diketahui, MAXI NEOT merupakan Guru yang bertugas di Kecamatan Rote Barat sejak tahun 1998 dan belum berkeluarga.

Selain itu, dia selama ini dikenal dengan pribadi yang sangat tertutup dan tidak bersosialisasi dengan warga sekitar sehingga patut diduga   Saudara Maxi Noet hilang karena dipengaruhi Roh gaib halus.

Kanit Reskrim Polsek Rote Barat Aipda Antonius K. Fahik, ditemui media ini di Rote Barat mengakui adanya penemuan Maximus Bernadus Moa Neot yang telah dilaporkan oleh masyarakat hilang selama 3 hari.

Pihaknya pun berterima kasih kepada semua pihak yang membantu pihak kepolisian untuk pencarian korban bernama Maximus Bernadus Moa Neot (50). (**Tim)

Pos terkait