Dukun Cabul Di Merauke Di Vonis 5 Tahun 6 Bulan

Editor: Agustinus Bobe,

MERAUKE, LINTASTIMOR.COM- Kasus  tindak pidana pencabulan yang dilakoni oleh VA berprofesi sebagai dukun kampung terhadap satu orang ibu rumah tangga dikala melakukan aksi pengobatan.

Seorang ibu rumah tangga sebut saja  Nyonya Melati yang kerap mengeluhkan sakit kurang darah. Namun korban Melati tidak mau berobat ke dokter melainkan pergi berobat ke dukun.

Kasat Reskrim Polres Merauke AKP. Agus F. Pombos Melalui Kanis PPA Bripka Alfiah Lakuy kepada pers mengatakan kasus dukun cabul yang terjadi pada ibu rumah tangga di Merauke telah dijatuhi vonis hukuman 5 tahun dan 6 bulan penjara  oleh Pengadilan Negeri Merauke.

Pelaku VA dukun cabul  divonis  berdasarkan pasal 289 KUHP tentang pencabulan terhadap orang dewasa dengan ancaman hukuman paling tinggi 9 tahun.

Dia menjelaskan, kronologis kejadian pencabulan, bahwa pada saat korban Melati yang sering sakit kurang darah lalu memanggil dukun untuk dilakukan pengobatan di rumah suadaranya.

Pada saat pengobatan suami korban sedang berkerja dan setibanya di rumah suadara korban, langsung dukun tersebut meminta kamar khusus untuk di lakukan pengobatan,

“ Dukun itu melakukan pengobatan dengan menyembur air di kemaluan korban langsung meramas- ramas kemaluan korban.

Namun karena di anggap itu cara pengobatan korban diam tidak melakukan perlawannan,” beber Alfiah.

Atas kejadian itu korban Melati yang merasa tidak enak kepada suaminya langsung menceritakan kejadian tersebut kepada suaminya.  Suami pun marah dan melaporkan kasus pencabulan itu ke Polres Merauke. ( Ami )

Pos terkait