Polres Belu Siap Otopsi Ulang Jenazah Almarhum Yohanes Taek

Editor: Agustinus Bobe,

ATAMBUA, LINTASTIMOR.COM– Gasfar Fahik (44) warga Desa Fohoeka menyurati Kapolres Belu, AKBP Yosep Krisbiyanto, S.I.K, terkait kematian ayah kandungnya  yang dianggap janggal. Ayah Gaspar, almarhum Yohanes Taek (73) sebelumnya ditemukan tak bernyawa dan tergeletak di perkebunannya di dusun Fatubesi A, Desa Fohoeka, Kecamatan Nanaet, Kabupaten Belu, Kamis (7/10/2021) lalu.

Kapolres Belu melalui Kasat Reskrim Belu AKP Sujud Alim Yulamlam yang dimediasi oleh   Kapolsek Halilulik Muwardi bahwa  surat tersebut telah   menyetujui untuk autopsi ulang secara forensik.

Kapolres Belu melalui Kasat Reskrim memberikan waktu dua hari untuk pihak keluarga melakukan persiapan dan rembuk untuk autopsi jenazah secara forensik.

“Jika keluarga yang meminta kami akan penuhi untuk autopsi ulang karena sebelumnya sudah menolak saat jenazah ditemukan,” kata Kasatreskrim AKP Sujud,Senin ( /22/2021).

Selain itu sebagai ahli waris sah anak sulung dari almarhum Yohanes Taek, Gasfar mengatakan akan menandatangani surat pernyataan untuk melakukan autopsi ulang secara forensik.

“Kami keluarga sudah siap jika akan dilakukan autopsi ulang dan itu yang saya harapkan karena saat ditolak itu ibu dan adik-adik jadi tidak bisa memberikan kepuasan,” ucap Gasfar.

Gasfar  mengatakan, apapun hasilnya  sebagai anak sulung yang bertanggungjawab sehingga bisa di proses lebih lanjut.

“Hari Rabu (24/11/2021) kami akan kembali ke Kapolsek untuk menandatangani surat pernyataan untuk dilakukan autopsi ulang secara forensik, kita ikuti prosesnya sesuai prosedur yang berlaku,” pungkas Gasfar.( tim)

 

Pos terkait