Nusantara

Warga Mimika  Antusias Atas Kedatangan Kepala BPM di GPM

Avatar
332
×

Warga Mimika  Antusias Atas Kedatangan Kepala BPM di GPM

Sebarkan artikel ini

Masyarakat saat mengantri di tenda Perum Bulog KCP Timika untuk berburu beras. (Foto: Lintastimor.com/Moh. Wahyu Welerubun).

 

MIMIKA| LINTASTIMOR.Com)-Warga Mimika khususnya yang berada di Distrik Mimika Baru terlihat sangat antusias berburu bahan makanan murah pada pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar oleh  Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Mimika, di lapangan Eks Pasar Swadaya (Pasar Lama), Mimika, Papua Tengah, Kamis (23/11/2023).

Antusias warga ini juga mewarnai kedatangan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi yang meninjau langsung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kabupaten Mimika.

Mereka terlihat sudah tak sabar untuk berburu bahan-bahan makanan yang disubsidi oleh pemerintah tersebut tanpa mengenal panas meski harus berdesak-desakan.

Ani, seorang warga kepada Lintastimor.com mengungkapkan, dirinya sangat bersyukur karena GPM kini dilaksanakan secara berkala setiap minggunya sehingga masyarakat bisa berbelanja dengan harga yang lebih terjangkau.

“Alhamdulillah ya, kalau setiap tahun kayak begini apalagi setiap bulan dilaksanakan 2 kali seminggu, itu masyarakat bisa dapat harga yang lebih murah, apalagi ini menjelang natal dan tahun baru harga barang pasti mahal di pasar,” ungkapnya.

Senada dengan Ani, beberapa warga lainnya juga mengungkapkan hal yang sama. Terlebih, dengan carut-marut inflasi di Mimika yang terus meningkat, yang disebabkan oleh harga beberapa komoditas yang terus merangkak naik setiap minggunya.

“Contohnya kayak cabe saja itu sering naik harga, kita bawa Rp 100 ribu ke pasar untuk belanja bahan makanan saja itu belum cukup,” sahut Nanda.

Kemudian, Pada pembukaan GPM, mewakili Pemerintah Kabupaten Mimika, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan pada Setda Kabupaten Mimika, Willem Naa menyampaikan, GPM merupakan upaya pemerintah dalam menekan laju inflasi, stabilisasi harga serta pasokan pangan di Kabupaten Mimika.

Willem mengatakan, gerakan pangan murah hari ini merupakan pelaksanaan GPM yang ke-26 kali yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Ketahanan Pangan dengan menggandeng distributor-distributor di Kabupaten Mimika, mulai dari telur, daging, ayam, gula, minyak goreng, bawang, sayur-sayuran hingga beras.

“Saya berharap dengan GPM hari ini dapat membantu meredam kesulitan masyarakat terhadap lonjakan harga yang sampai hari ini masih tinggi,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi dalam amanahnya menyampaikan, kehadiran jajaran Bapanas di Mimika untuk memastikan stok beras untuk Mimika terpenuhi.

Ia juga menyampaikan penghormatan yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Mimika karena sangat konsisten menggelar Gerakan Pangan Murah. Kata dia, Mimika merupakan salahsatu daerah di Indonesia yang sangat aktif.

“Sebelumnya saya 10 tahun lalu memang tinggal di Timika sehingga saya bisa sangat merasakan teman-teman saudara-saudara kita yang ada di sini sangat memerlukan bahan pokok,” ungkap Arif.

Arief melanjutkan, dengan demikian, khusus untuk Perum Bulog KCP Timika ditugaskan agar ketersediaan stok beras tidak boleh kurang dari 1000 ton.

“Saya mau pastikan produk-produk seperti beras ini GPM-nya harus ada terus, sepanjang tahun gak boleh kurang,” tandasnya.

Kemudian, usai mendampingi Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan membuka pasar murah dengan resmi, kepala Bapanas bersama Willem Naa, didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan jajarannya mengungjungi setiap tenda untuk meninjau barang yang dijual para distributor.

(Penulis: Moh. Wahyu Welerubun).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *